Archive for December, 2008

PENGAKUAN ATAS PRESTASI KARYAWAN

PENGAKUAN ATAS PRESTASI KARYAWAN

Setiap Manajer seyokyanya menyadari sepenuhnya bahwa berbagai kebutuhannya dan kebutuhan perusahaan tidak dapat dipertemukan kecuali bila ia mampu memenuhi kebutuhan bawahannya. Ia juga mengetahui bagaimana harus memenuhi kebutuhan itu atas dasar saling menguntungkan bagi semua pihak yang bersangkutan. Pengakuan adalah suatu bentuk umpan balik. Bagaimana mengelola penghargaan tersebut?

By December 29, 2008 4 Comments Read More →
Tips Praktis Presentasi: Menopang Citra dengan Busana

Tips Praktis Presentasi: Menopang Citra dengan Busana

Suka atau tidak, kesan pertama sering kali sangat menentukan. Orang biasa keliru memahami anda hanya dengan melihat anda berbusana. Karena itulah cukup beralasan untuk berbusana sedemikian rupa sehingga tidak mengalihkan perhatian pendengar dari pesan anda, sekaligus menopang citra diri yang hendak anda sampaikan pada pendengar.

By December 27, 2008 0 Comments Read More →
Tips Praktis Presentasi:  Bahasa Tubuh

Tips Praktis Presentasi: Bahasa Tubuh

Kunci untuk tampil dan berbicara secara wajar adalah dengan berusaha menjadi sungguh-sungguh wajar. Anda harus bergerak selaras dengan kodrat anda. Bertindak dengan cara tertentu pada situasi tertentu akan tidak menguntungkan. Namun demikian ada baiknya anda memahami bahasa tubuh, yaitu bahasa yang ada dalam diri anda sendiri.

By December 27, 2008 1 Comments Read More →
Tips Praktis Presentasi: Presentasi Dengan Alat Peraga

Tips Praktis Presentasi: Presentasi Dengan Alat Peraga

Salah satu cara menampilkan gambar/jendela adalah dengan menggunakan slide atau overhead. Penggunaan alat peraga harus dipilih secermat mungkin karena terdapat kecenderungan bahwa lata-alat peraga ini mendominasi presentasi. Ini tentu akan merugikan anda. Ada beberapa panduan “jangan” dan “sebaiknya” dalam hal penggunaan slide ini

By December 27, 2008 8 Comments Read More →
Tips Praktis Presentasi: Window – Berbicara dengan gambar

Tips Praktis Presentasi: Window – Berbicara dengan gambar

Pesan yang kuat tetapi tanpa contoh-contoh konkret untuk mendukungnya adalah pesan yang lumpuh. Agar bisa dipercaya, setiap proposisi membutuhkan bukti. Untuk memberikan kredibiltas, anda harus membangun jendela sebagai sarana untuk melihat isi presentasi, yaitu dengan memberikan contoh konkret, ilustrasi yang sesuai, data yang benar, anekdot atau analogi-analogi yang menghidupkan konsep.

By December 27, 2008 2 Comments Read More →
SUMBERDAYA MANUSIA DAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE

SUMBERDAYA MANUSIA DAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE

corporate governance atau Tata Kelola Perusahaan (TKP) adalah rangkaian proses, kebiasaan, kebijakan, aturan, dan institusi yang mempengaruhi pengarahan, pengelolaan, serta pengontrolan suatu perusahaan atau korporasi. Tata kelola perusahaan juga mencakup hubungan antara para pemangku kepentingan (stakeholder) yang terlibat serta tujuan pengelolaan perusahaan. Pihak-pihak utama dalam tata kelola perusahaan adalah pemegang saham, manajemen, dan dewan direksi. Pemangku kepentingan lainnya termasuk karyawan, pemasok, pelanggan, bank dan kreditor lain, regulator, lingkungan, serta masyarakat luas.

By December 27, 2008 3 Comments Read More →
Belajar Dari Orang-Orang Luar Biasa

Belajar Dari Orang-Orang Luar Biasa

Bagaimana orang bisa memiliki motivasi luar biasa ? Kata Maslow, seorang akan termotivasi melakukan sesuatu karena berbagai alasan,mulai yang terendah physiological need sampai self actualization need. Mclleland, menyimpulkan ada tiga sumber motivasi atau alasan seseorang melakukan sesuatu, yakni kebutuhan akan kekuasaan, kebutuhan untuk berafiliasi, dan kebutuhan untuk berprestasi.

By December 26, 2008 1 Comments Read More →
INPRES NOMOR 6 TAHUN 2006: KEBIJAKAN REFORMASI SISTEM PENEMPATAN DAN PERLINDUNGAN TENAGAKERJA INDONESIA

INPRES NOMOR 6 TAHUN 2006: KEBIJAKAN REFORMASI SISTEM PENEMPATAN DAN PERLINDUNGAN TENAGAKERJA INDONESIA

INSTRUKSI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 2006 TENTANG KEBIJAKAN REFORMASI SISTEM PENEMPATAN DAN PERLINDUNGAN TENAGA KERJA INDONESIA

By December 24, 2008 1 Comments Read More →
KEP.15A/MEN/1994: PETUNJUK PENYELESAIAN PERSELISIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL DAN PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA DI TINGKAT PERUSAHAAN DAN PEMERANTARAAN

KEP.15A/MEN/1994: PETUNJUK PENYELESAIAN PERSELISIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL DAN PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA DI TINGKAT PERUSAHAAN DAN PEMERANTARAAN

KEPUTUSAN MENTERI TENAGA KERJA NO.KEP.15A/MEN/1994 TENTANG PETUNJUK PENYELESAIAN PERSELISIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL DAN PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA DI TINGKAT PERUSAHAAN DAN PEMERANTARAAN

By December 24, 2008 0 Comments Read More →