Sharing Articles

Melihat perbedaan kompetensi: Put the right man in the right place –

Melihat perbedaan kompetensi: Put the right man in the right place –

Salah satu unsur dalam manajemen SDM adalah pendayagunaan yaitu menempatkan orang sesuai dengan kompetensinya sehingga bisa bekerja dengan optimal. Istilah lain yang sering digunakan adalah the right man in the right place. Dalam hal ini para manajer harus bisa melihat kemampuan atau kompetensi karyawannya sehingga bisa menempatkan dalam posisi yang pas.

By February 4, 2009 0 Comments Read More →
Belajar dari Barack Obama

Belajar dari Barack Obama

Belajar dari Obama, semestinya latar belakang kita tak perlu menjadi penghalang kita untuk maju. Latar belakang adalah sejarah, kita tak bisa mengubahnya. Demikian pula sebaliknya. Sebagai masa lalu, sejarah juga tak berdaya menguasai kita. Yang bisa kita ubah adalah masa depan.

By January 28, 2009 0 Comments Read More →
Serah Terima Jabatan

Serah Terima Jabatan

Kalau kita melihat suatu pergantian jabatan tidak membawa kebaikan khususnya bagi organisasi, boleh jadi penyebabnya adalah kita gagal menanamkan mindset tentang untuk apa pergantian jabatan ini dilakukan.

By January 18, 2009 0 Comments Read More →
Sebelum menyalahkan bawahan Anda

Sebelum menyalahkan bawahan Anda

Dalam banyak khazanah di dalam people development khususnya di lingkungan kerja, sering terwacanakan, sebuah tuturan mulia,”Stop Blaming Your Boss”. Mungkin tuturan ini terinspirasi oleh adagium ” Boss Always Right, If the Boss Does Wrong, Remember…bla bla…”.

By January 15, 2009 0 Comments Read More →
Menghargai Pelamar Kerja

Menghargai Pelamar Kerja

Ketika kita membutuhkan orang terbaik untuk bergabung dengan perusahaan kita, apakah kita juga telah memperlakukan mereka dengan baik, sesuai dengan harapan kita untuk mendapatkan yang terbaik.

By January 13, 2009 0 Comments Read More →
Muharam dan Kolam

Muharam dan Kolam

Di Amerika, ratusan orang harus membayar mahal untuk mengikuti sebuah kursus mengatakan ‘That Great’. Kursus sederhana ini melatih para eksekutif untuk mampu sesering mungkin merespon usulan,pendapat, pernyataan lawan bicara, atau hasil kerja orang lain dengan respon : ‘That Great…’, ‘Very Good..’, atau mengungkapkan kekaguman dengan kalimat ‘ I don’t believe it’.