Interpersonal Communications

SUBORDINASI: KETIKA MENGHADAPI BOS YANG “BERKUASA”

SUBORDINASI: KETIKA MENGHADAPI BOS YANG “BERKUASA”

Ketika sang bos sedang menunjukkan kekuasaannya berarti keegoannya sedang tinggi. Subordinasi dikondisikan sedemikian rupa untuk mendengarkan apa yang dikatakannya. Untuk itu ada beberapa trik atau tip yang bisa digunakan oleh subordinasi

KEMATANGAN EMOSI DAN PENGEMBANGAN KARIR

KEMATANGAN EMOSI DAN PENGEMBANGAN KARIR

Perusahaan yang menerapkan manajemen sumberdaya manusia strategik (MSDM) dicirikan oleh adanya rencana dan pengembangan karir bagi para karyawannya (manajemen dan non-manajemen). Dengan kata lain tiap individu karyawan  berhak memiliki peluang  untuk mengembangan karirnya. Namun dalam prakteknya mengapa ada saja karyawan yang karirnya  terlambat, dan bahkan mandeg atau mentok. Biang keladinya bisa jadi karena ada yang […]

HUMOR DI LINGKUNGAN KERJA

HUMOR DI LINGKUNGAN KERJA

Agar terjadi variasi lingkungan dalam membangun suasana nyaman di kalangan para karyawan. Semua kebijakan formal itu tentu saja butuh biaya. Karena itu perlu ada pendekatan informal untuk menurunkan rasa tegang. Upaya relaksasi yang tak perlu diprogramkan dan tak butuh ongkos sama sekali yakni membangun suasana humor di lingkungan kerja.

By January 23, 2009 3 Comments Read More →
RASA KESAL DAN MOTIVASI KERJA

RASA KESAL DAN MOTIVASI KERJA

Kekesalan seorang karyawan bisa berdampak pada motivasi kerja. Bisa berbentuk menurunkan motivasi kerja dan malah bisa sebaliknya. Untuk mengurangi kekesalan karyawan maka ada dua pendekatan yang bisa diterapkan; yakni dari sisi karyawan dan sisi manajemen atau atasan.

By January 19, 2009 4 Comments Read More →
HUBUNGAN KERJA: PEMBERI ATAU PENERIMA?

HUBUNGAN KERJA: PEMBERI ATAU PENERIMA?

Tujuan membangun hubungan antarsesama kolega kerja adalah terciptanya keharmonisan kerja. Basisnya adalah saling pengertian dan saling mengambil manfaat. Kalau itu terwujud maka berarti dinamika kelompok tercapai. Bersama dalam suka dan duka; demikian yang bisa dianalogikan pada suatu keluarga harmonis. Di situ terjadi saling memberi dan menerima secara seimbang.

By November 4, 2008 0 Comments Read More →