TEAM BUILDING TRAINING – Handout Sikap Dasar Dalam Berkomunikasi dan Bekerjasama

LATAR  BELAKANG

Manusia pada dasarnya terbatas, tidak sempurna, mempunyai kelebihan dalam segi tertentu, namun mempunyai kekurangan dalam segi lainnya. Dalam keunikannya, manusia tidak mampu mencapai tujuan hidupnya seorang diri, dia selalu membutuhkan orang lain.

KERJA SAMA dalam organisasi terwujud dalam bentuk struktur organisasi yang secara sederhana dapat diuraikan menjadi bagian-bagian organisasi :

  • ATASAN  berperan mengatur organisasi/divisi/bagian/seksi secara keseluruhan, melihat garis besar, merencanakan, membagi tugas, mengarahkan, mengawasi supaya tujuan bersama dapat tercapai.
  • BAWAHAN  berperan melaksanakan tugas atau kegiatan yang sudah direncanakan oleh atasan. Umumnya sifat tugasnya lebih khusus, mendetil dan teknis.
  • REKAN KERJA berperan sebagai supplier untuk divisi/bagian/seksi berikutnya atau sebagai konsumen dari end product divisi/bagian/seksi sebelumnya.

SYARAT-SYARAT  UNTUK  BEKERJA  SAMA

1. SALING PERCAYA

Kepercayaan dilandasi oleh pandangan terhadap orang lain. Orang yang berpikiran positif  cenderung memandang orang lain positif, atau sebaliknya.

  • Kepercayaan merupakan keyakinan bahwa masing-masing bagian bersungguh- sungguh saling mendukung dan saling membantu dalam mencapai tujuan bersama, sesuai dengan tugasnya dan kemampuannya masing-masing. Tidak ada kecurigaan bahwa bagian yang satu akan menghambat bagian yang lain.
  • Kepercayaan menumbuhkan keberanian mengambil resiko dan inisiatif untuk mencoba, memberikan kesempatan kepada pihak lain untuk menunjukkan itikad baiknya.
  • Kepercayaan lebih mudah ditumbuhkan jika kedua belah pihak sama-sama mendapat keuntungan.
  • Tanpa bukti, orang tidak akan langsung percaya.
  • Kepercayaan sulit didapat, tetapi sekali rusak sulit dipulihkan. Jika perkataan orang sudah tidak dapat dipercaya, komunikasi menjadi proses yang semu

2. INISIATIF, PRAKARSA

Sikap aktif, tidak menunggu, mengajukan usul, mengemukakan pendapat, mengajak untuk memulai kegiatan, yang berarti juga keberanian untuk mengambil resiko.

Untuk memupuk sikap berinisiatif pada bawahan, atasan perlu mendengarkan, menghargai dan memberikan dukungan terhadap usul, pendapat yang diajukan bawahan serta memberi kesempatan untuk mencoba.

3. KOMUNIKASI

Pada saat tidak ada komunikasi, orang mengambil keputusan berdasarkan perkiraan.  Jika kita mempunyai pikiran tertentu, seringkali kita menganggap orang lain mempunyai pikiran yang sama dengan kita. Selanjutnya kita ber tindak berdasarkan pikiran atau dugaan atau harapan kita, yang belum tentu benar.

Keputusan yang diambil berdasarkan asumsi pribadi mengandung subyektivitas yang lebih besar daripada fakta dan kenyataan.

Dengan berkomunikasi terjadi hubungan timbal balik yang saling mengisi, untuk mencapai kesekapatan dalam rangka mencapai tujuan bersama. Keadaan ini mempersyaratkan keterbukaan dua arah :

  • Keterbukaan ke luar, yaitu kesediaan untuk memberikan pengetahuan, bantuan kepada anggota lain atau bagian lain dari kelompok.
  • Keterbukaan ke dalam, yaitu kesediaan untuk menerima pengetahuan, bantuan dari anggota lain atau bagian lain dari kelompok.

Di dalam hidup dan kerja tidak ada yang percuma. Selalu usahakan untuk membicarakan dan mendengarkan pihak lain. Kalaupun pihak lain tidak bisa berubah seperti yang kita harapkan, minimal mereka tahu apa yang kita inginkan.

4. PEKA DAN TANGGAP

Ketepatan dalam mengamati situasi dan kondisi yang ada, mengambil keputusan dan bertindak sesuai dengan situasi dan kondisi itu. Hal ini akan meningkat jika didasari oleh interaksi yang meningkatkan saling pengertian diantara anggota kelompok.

5. KETERLIBATAN

Perasaan solider, perasaan memiliki kelompok. Bila kelompok berhasil turut merasa senang dan bangga, dan bila kelompok mengalami hambatan turut merasa susah dan malu.Niat dan kesediaan untuk melaksanakan keputusan yang sudah disepakati bersama. Kesadaran bahwa apa yang terjadi di dalam kelompok akan berpengaruh terhadap diri anggota dan juga apa yang terjadi pada diri anggota akan berpengaruh terhadap kelompok.

6. DISIPLIN

Keteraturan, kepatuhan pada rencana dan pemabgian tugas yang sudah disepakati bersama.

Kesadaran bahwa kegiatan satu bagian berpengaruh terhadap seluruh kelompok. Hal ini sangat dipengaruhi oleh kesungguhan masing-masing anggota terhadap kesepakatan bersama, khususnya dalam cara untuk mencapai tujuan bersama.

Share and Enjoy: These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • MisterWong
  • Y!GG
  • Webnews
  • Digg
  • del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • blogmarks
  • Blogosphere News
  • Facebook
  • LinkedIn
  • Squidoo
  • Technorati
  • YahooMyWeb
  • Socialogs
  • email
Posted in: T&D

About the Author:

2 Comments on "TEAM BUILDING TRAINING – Handout Sikap Dasar Dalam Berkomunikasi dan Bekerjasama"

Trackback | Comments RSS Feed

  1. ayunitya says:

    bagus sekali bahan-bahannya.jika berkenan dan diijinkan untuk saya direct ke blog yang ayu punya sungguh menyenangkan. terimakasih.

  2. Ritha Latief says:

    Informasi yang sangat bagus untuk menambah pengetahuan dan wawasan

Post a Comment