BAGAIMANA MENGHIBUR MEREKA YANG SEDIH

Pernahkah anda mendapati seseorang sahabat atau kerabat ditinggal oleh
seseorang yang mereka cintai? Dan, tahukah anda bagaimana anda dapat
menolong meringankan beban kesedihan mereka? Pertanyaan ini sering muncul,
namun banyak orang tidak tahu apa yuang harus diperbuatnya. Banyak orang
tidak berbuat apa-apa karena takut apa yang mereka lakukan atau katakan
adalah salah. Jelasnya, tidak ada satu sikap dramatis atau petuah bijaksana
yang akan mengatasi duka cita seperti itu, namun ada banyak tindakan tepat
yang dapat menyampaikan keprihatinan anda dan membantu meringankan
penderitaan yang lain yang kita cintai.

Berikut lima saran bagaimana dapat bertindak untuk menghibur mereka yang
sedih.

1–Kehadiran

Ketika mengenang masa meninggal suaminya dan sewaktu pelayat berduyun-duyun
datang ke rumahnya, seorang ibu yang berkata demikian, “Saya tidak ingat apa
pun yang dikatakannya. Tapi, yang benar-benar saya ingat adalah pelukan
mereka yang tulus.” Dengan kehadiran, anda dapat menolong dengan cara yang
lain.

Ketika pesawat Challanger milik NASA terbakar dan meledak di tahun 1986,
para kerabat dari keluarga tujuh astronout yang menjadi korban itu, segera
hadir di sana untuk memberi pertolongan, mulai dari menyediakan sarana
angkutan dan makanan, sampai pada menerbangkan sanak keluarga para korban. “Dengan kemajuan tehnologi yang sudah canggih di zaman angkasa kami,” tutur
Clarke Corington, manajer dari proyek Stasiun Ruang Angkasa, milik NASA
Houston, “tidak ada yang lebih penting daripada sentuhan manusiawi kepada
orang lain.”

2–Mendengarkan

Dalam sebuah survey tentang mereka yang memberi penghiburan, 20 dari 25
orang merasa bahwa kebanyakan komentar yang simpatik justru tidak menolong
dan malah sebagian diantaranya amat menyakitkan. Cara yang paling baik untuk
membuka kesedihan seseorang ialah dengan bertanya, “Apakah anda ingin
mengatakan sesuatu?” atau “Memang, hidup ini rasanya sulit tanpa dia,
bukankah begitu?” Ini berarti anda pun membuka diri untuk mendengarkan orang
lain berbagi rasa pada anda.

3–Kirimlah Sepucuk Surat

Surat atau tulisan pribadi dapat menjadi alat untuk berbagi kenangan
pribadi. Bisa singkat dan sederhana seperti, “Saya mengingat anda selama
hari-hari berkabung ini,” atau “Saya mendoakan anda selama masa kesedihan
anda.”

4–Kirimlah Bingkisan

Selama bertahun-tahun para tetangga kami mengagumi bunga-bunga yang ditanam
oleh kakek. Ketika ia meninggal, tetangga-tetangga itu menyerahkan ke
perpustakaan umum sebuah buku tentang pertumbuhan bunga, sebagai kenangan
atas sang kakek. Nenek sangat terharu melihatnya.

5–Buatlah Ajakan.

Satu ajakan memberikan sesuatu kepada seseorang yang sangat mengharapkan –
bukannya mengungkit akar-akar penderitaan dan kesedihan. Perhatikan apa yang
disukainya: makan? Bermain? Berkedaraan? Orang-orang yang kehilangan
seringkali menolak ajakan, atau menerima tetapi membatalkannya pada menit
terakhir. “Orang-orang yang ditimpa kesedihan yang mendalam mungkin merasa
takut kehilangan kesedihan atas emosi mereka di depan orang lain, “kata Paul
Stripling, Direktur Eksekutif Waco Baptist Association. “Dorongan yang
baik,” katanya, “akan membantu mereka mengetahui bahwa mulai menikmati hidup
kembali adalah sesuatu yang baik.”

Kematian seseorang yang kita cintai merupakan kehilangan emosional yang
menghancurkan. Tetapi perhatian yang tulus, dan berbagi rasa, dapat membantu
kita mengubah rintihan akan kegagalan dan keputusasaan menjadi rintihan akan
iman, harapan, dan pembebasan.

(diadaptasi dari “Bagaimana Menghibur Mereka Yang Sedih”, Barbara Russel Chesser”)

Share and Enjoy: These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • MisterWong
  • Y!GG
  • Webnews
  • Digg
  • del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • blogmarks
  • Blogosphere News
  • Facebook
  • LinkedIn
  • Squidoo
  • Technorati
  • YahooMyWeb
  • Socialogs
  • email
Posted in: Motivation

About the Author:

Post a Comment