TEAM BUILDING TRAINING – Handout Konsensus

KONSENSUS

KONSENSUS adalah perpaduan berbagai pikiran, pengetahuan, informasi, pendapat, dan pengalaman yang berbeda dari berbagai pihak, yang disepakati seluruh anggota kelompok yang menghasilkan kesimpulan yang lebih utuh dan lebih lengkap,

HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM MENGUSAHAKAN KONSENSUS

Prinsip benar  salah dan prinsip menang kalah

Dalam proses mencapai konsensus yang perlu dipakai adalah prinsip benar salah (berdasarkan logika, fakta, alasan yang masuk akal), dan bukan prinsip menang kalah, emosi, persaingan.

Perbedaan dan pertentangan

Dua hal yang berbeda (artinya tidak sama) dapat ada bersama, saling melengkapi, saling mengisi. Sedangkan dua hal yang bertentangan, tidak dapat ada bersama, saling meniadakan, saling menghancurkan, kalau yang satu ada yang lain harus musnah.

Sikap aktif dan sikap reaktif

Sikap aktif berarti berinisiatif, tidak bersikap menunggu, bertindak berdasarkan prinsip, tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan. Saya berbuat baik karena menurut prinsip saya itu sesuai dengan prinsip hidup saya, apapun juga reaksi orang lain kepada saya. Sedangkan sikap reaktif berarti sikap menunggu dan bertindak berdasarkan tindakan pihak lain, tindakan ditentukan oleh pihak lain. Saya berbuat baik karena orang lain berbuat baik kepada saya, kalau orang lain tidak berbuat baik kepada saya, saya pun tidak akan berbuat baik kepadanya.

Sikap terbuka dan sikap tertutup

Sikap terbuka atau sikap tertutup dapat dibedakan menjadi :

  • ke luar             :  kesediaan atau ketidak sediaan seseorang untuk mengungkapkan pengetahuan, pengalaman yang dimilikinya kepada orang lain supaya memperoleh keputusan bersama yang lebih lengkap
  • ke dalam        : kesediaan  atau ketidaksediaan seseorang untuk menerima pe- ngetahuan, pengalaman yang berasal dari pihak lain supaya menghasilkan keputusan bersama yang lebih lengkap.

Tujuan kelompok dan tujuan pribadi

Dalam mencapai kesepakatan bersama, tujuan individu perlu disesuaikan, diselaraskan dengan tujuan kelompok. Tujuan kelompok yang baik secara langsung atau tidak langsung memenuhi sebagian dari tujuan pribadi.

Keterlibatan

Untuk mencapai konsensus diperlukan keterlibatan :

  • Pikiran        :  mencurahkan seluruh pikiran, pengetahuan, keterampilan, pengalaman yang dimiliki supaya memperoleh keputusan bersama yang lebih lengkap.
  • Perasaan     :  merasa solider, turut merasakan apa yang dirasakan oleh kelompok.
  • Dorongan    :  mempunyai niat, kesediaan, semangat untuk melaksanakan keputusan bersama yang sudah disepakati kelompok.

Dalam mengambil keputusan bersama sebaiknya diusahakan dengan cara konsensus. Dalam pengambilan keputusan berdasarkan konsensus, setiap pihak mempunyai kesempatan untuk mengemukakan alasan yang berkaitan dengan keputusan bersama, keputusan disepakati bersama atas dasar pengertian, diterima oleh semua pihak yang terlibat.

Dalam kenyataannya, pengambilan keputusan kelompok seringkali tidak dapat dicapai dengan konsensus, cara lain untuk mengambil keputusan bersama adalah dengan pemungutan suara. keputusan pihak yang mendapat dukungan lebih banyak dari anggota kelompok dianggap sebagai keputusan bersama.

Bila ternyata sulit, sebaiknya diambil jalan tengah antara konsensus dan pemungutan suara. Sebelum pemungutan suara dilaksanakan, setiap pihak yang terlibat dalam pengambilan keputusan diberi kesempatan untuk menjelaskan alasan masing-masing, sesudah itu baru dilakukan pemungutan suara. Bila

tetap sulit baru dilakukan pemungutan suara dalam arti murni tanpa mengajukan alasan.

Share and Enjoy: These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • MisterWong
  • Y!GG
  • Webnews
  • Digg
  • del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • blogmarks
  • Blogosphere News
  • Facebook
  • LinkedIn
  • Squidoo
  • Technorati
  • YahooMyWeb
  • Socialogs
  • email
Posted in: T&D
blank

About the Author:

Post a Comment